Beatus Jenniskens dikenal umat Katolik di Sumatera Utara sebagai misionaris yang merintis karya misi Katolik di berbagai kota di Sumatera Utara, kini masuk ke dalam wilayah paroki dari Keuskupan Agung Medan. Atas kebaikan dan kesabarannya selama menjalankan karya misi, Jenniskens mendapat julukan "Ompu Dame" (bahasa Indonesia: kakek pembawa damai) dan "Ompu Sabar" (bahasa Indonesia: kakek yang penyabar).
Beatus Jenniskens juga dikenal sebagai orang yang berjasa bagi panggilan Mgr. Anicetus Sinaga, OFM.Cap. karena dialah orang pertama yang meyakinkan Bongsu (nama lahir Mgr. Anicetus Sinaga) bahwa Bongsu layak menjadi seorang pastor.[2]