Baterai Merville adalah kubu pertahanan Jerman di Normandia, Prancis yang telah dinonaktifkan, sebagai bagian dari Tembok Atlantik Jerman untuk mempertahankan benua Eropa dari invasi Sekutu. Posisi ini dijaga sangat ketat dan merupakan salah satu tempat pertama yang diserang oleh pasukan Sekutu dalam operasi Pendaratan Normandia, juga dikenal sebagai D-Day. Pasukan Inggris di bawah komando Letnan Kolonel Terence Otway berhasil merebut posisi pertahanan ini dan menderita sejumlah kerugian serta jatuhnya banyak korban.
Pertahanan
Baterai Merville terdiri dari empat Kasemat senjata, setinggi 1.8 m yang terbuat dari beton bertulang baja. Konstruksi baterai dibuat oleh Organisasi Todt. Keempat kasemat tersebut, masing-masing dirancang untuk melindungi meriam gunung leFH 14/19(t) 100 mm buatan Ceko yang berasal dari Perang Dunia I, dengan daya jangkau hingga 8,4 km.[1]
Bangunan-bangunan lain yang berada di situs tersebut, meliputi bunker komando, bangunan untuk akomodasi pasukan dan amunisi-amunisi. Dalam sebuah inspeksi yang dilakukan oleh Erwin Rommel melalui kunjungannya pada 6 Maret 1944, ia memerintahkan Organisasi Todt untuk mempercepat konstruksi pembangunannya, hingga dua kasemat terakhir selesai dibangun pada Mei 1944.
Baterai Merville terletak di area seluas 640x460m yang dilengkapi senjata anti-pesawat 20 mm dan beberapa senapan mesin dengan lima belas posisi sebagai pertahanannya. Dikelilingi oleh kawat berduri setinggi 4,6 m dengan kedalaman 1,5 m[2] sebagai batas perimeter area dalam dan dikelilingi oleh ladang ranjau sejauh 91 m sebagai perimeter terluar, termasuk parit anti-tank untuk pertahanan atas serangan yang datang dari pantai terdekat.[3]