Ajaran Basilides tentang Allah bahwa pada mulanya tidak ada Tuhan, yang ada hanya Tuhan Tertinggi.[4] Basilides memahami Allah yang super-eksistensi, tetapi tidak bereksistensi atau Allah yang absolut.[1] Maka pembaptisan Yesus adalah bagian dari makhluk rohani bukan pada kelahiran Yesus.[2] Pemikiran Balisides menekankan Allah melahirkan nous atau pengertian dan dari nous lahirlah makhluk rohani mulai dari Logos - Pronesis - Sophia - Dinamis - Eirene.[3] Makhluk rohani tersebut kemudian menciptakan lapisan langit sampai mencapai 365 lapisan.[3] Lapisan-lapisan tersebut dikuasai oleh roh-roh|roh dan malaikat.[3]