Bartolome Gaspar Santos Jr. (lahir 1 Desember 1967) adalah seorang prelatus Katolik Filipina, yang diangkat menjadi uskup kelima Keuskupan Iba di Zambales.[1] Sebagai penerima gelar lisensiat dalam teologi biblikal, ia mengajar berbagai subyek teologi di Seminari Mayor Perawan Tak Bernoda, di Guiguinto, Bulacan, dan menjadi rektor Seminari Minor Perawan Tak Bernoda dari 2005-2009.[2]
Santos ditahbiskan menjadi imam pada 27 Agustus 1992, oleh uskup Malolos pada masa itu, Cirilo R. Almario, Jr., D.D.[3] Ia ditugaskan di Paroki San Pascual de Baylon, Obando, Bulacan dari 1992-1994, kemudian Paroki San Isidro Labrador di Pulilan, Bulacan (1994-1995), sebelum diangkat menjadi direktur spiritual Seminari Minor Perawan Tak Bernoda di Guiginto Bulacan pada 1995.[1]
Pada 1996, Santos meninggalkan Filipina untuk belajar di Roma, menerima gelar lisensiat dalam teologi biblikal dari Universitas Kepausan Gregorian pada 1999.[4] Setelah pulang ke Filipina, ia meneruskan jabatannya sebagai direktur spiritual seminari minor (1999-2005), dan kemudian diangkat menjadi rektor (2005-2009).[3]
Santos diangkat menjadi imam paroki dan rektor Biara Nasional Bunda dari Fatima di Kota Valenzuela dari 2009, dan menjabat sampai ia diangkat oleh Paus Fransiskus sebagai uskup pada 17 Februari 2018.[2][1] Di Keuskupan Malolos, ia diangkat menjadi Vikaris Episkopal untuk Keagamaan, menjabat dari 2005-2013, dan diangkat menjadi Vikaris Jenderal Keuskupan tersebut dari 2013 sampai pemilihannya sebagai Uskup Iba.[3]
Episkopat
Santos ditahbiskan menjadi uskup pada 30 April 2018, di Katedral Malolos.[5][6] Ia ditahbiskan oleh uskup agung Manila saat itu, Luis Antonio Kardinal Tagle, penahbis utama, dengan Uskup Agung Florentino Lavarias dari San Fernando, Pampanga, dan Uskup Jose Oliveros dari Malolos.[6] Untuk pelayanan episkopalnya, Santos memilih semboyannya, "Dives in misericordia et caritate dei (Kaya dengan rahmat dan kasih Allah),” yang diambil dari Efesus 2:4.[7]
Ia dilantik di Katedral Santo Agustinus pada 25 Mei 2018.[8] Uskup Agung Lavarias, pendahulu Santos pada jabatan uskup Iba, memimpin Misa dan pelantikan uskup baru tersebut.[9][8]