Bandara Atung Bungsu telah secara resmi diambil alih oleh Kementrian Perhubungan. Hal ini dikarenakan menurut menteri perhubungan, biaya operasional pengelolaan Bandara cukup besar sehingga akan menjadi beban jika dikelola oleh pemerintah kota Pagar Alam. Pengalihan ini diperkuat dengan telah terbitnya Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor 171 Tahun 2019, tentang Satuan Pelayanan Bandar Udara Atung Bungsu di Kota Pagar Alam Provinsi Sumsel.[1]
Pada senin 15 Desember 2025, Kesepakatan resmi terjalin antara Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, Sumatera Selatan dengan maskapai Citilink untuk membuka rute penerbangan Pagar Alam - Jakarta.[2]