Balai Yasa Manggarai atau biasa disingkat menjadi BY MRI, adalah sebuah balai yasa milik Kereta Api Indonesia yang terletak di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Balai Yasa Manggarai merupakan tempat perawatan berat untuk sarana perkeretaapian. Kereta api yang sudah beroperasi dua sampai empat tahun akan dibawa ke sini untuk dilakukan pengecekan, perawatan, hingga perbaikan. Selain itu, Balai Yasa Manggarai juga digunakan untuk pembaruan kereta-kereta lama (retrofit). Di antara kereta yang dimodifikasi di Balai Yasa Manggarai ini adalah kereta new generation dan kereta compartment suite.[1]
Balai Yasa Manggarai memiliki luas 2.000 meter × 500 meter. Layanan yang disediakan oleh balai yasa ini meliputi perawatan 24 bulanan (P24) dan perawatan 48 bulanan (P48) terhadap kereta penumpang serta KRL milik KAI Commuter yang dioperasikan di Daerah Operasi I Jakarta.
Balai Yasa Manggarai memiliki sekitar 600 orang karyawan, dengan biaya perawatan per kereta sebesar Rp60–150 juta.[2] Perawatan kereta terdiri dari analisis dan perbaikan seluruh komponen dan sistem pada suatu kereta, pengukuran kesetimbangan, perbaikan tampilan, dan uji coba.[2]
Sejarah
Balai Yasa Manggarai dibangun oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1920 dengan nama Hoofd-Werkplatsen te Manggarai.[3] Staatsspoorwegen juga membangun Menara Air Manggarai untuk memenuhi kebutuhan air dari fasilitas ini. Setelah Indonesia merdeka, nama dari fasilitas ini diubah menjadi Balai Karya Manggarai. Kemudian kembali diubah menjadi Balai Yasa Manggarai. Pada bulan Januari 2026, Balai Yasa Manggarai mengecat ulang dua unit lokomotif langsirnya dengan livery yang pertama kali digunakan oleh dua unit lokomotif tersebut.[4]
Retrofit
Selain melakukan perawatan terhadap kereta penumpang, balai yasa ini juga melakukan retrofit terhadap kereta penumpang. Berikut ini hasil retrofit dari Balai Yasa Manggarai hingga dekade 2020-an:
Kereta makan tahun 2002 milik Argo Muria Kereta makan tahun 2008 milik Argo Lawu Kereta makan tahun 2009 milik Gajayana Kereta makan Stainless Steel tahun 2018