Bunga ini memiliki umbi yang beracun sehingga sering digunakan di dekat tanaman lain dan kuburan untuk mengusir hama yang mengganggu.[7] Walaupun berasal dari Tiongkok. Namun, hanya varietas betinanya yang hadir di Jepang, jadi bunga ini hanya tumbuh dari umbinya dan tidak bereproduksi dengan serbuk sari. Uniknya lagi, bunga dan daun dari tanaman ini tidak pernah terlihat bersama lantaran daunnya baru tumbuh setelah bunganya layu. Karena itu bunga ini tidak hanya dipercaya memiliki hubungan dengan kematian[6] tetapi juga simbol perpisahan, kekasih yang tidak akan pernah berjumpa.
↑Knox, Gary W. (2011), Hurricane Lilies, Lycoris Species, in Florida, Environmental Horticulture Department, Florida Cooperative Extension Service, Institute of Food and Agricultural Sciences, University of Florida, diakses tanggal 2012-04-12
12Klingaman, Gerald (2000), Plant of the Week: Red Spiderlily, University of Arkansas Division of Agriculture, Cooperative Extension Services, diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-13, diakses tanggal 2011-09-13