Bahasa tertulis atau bahasa tulis adalah bentuk bahasa yang menggunakan aksara sebagai sarananya. Lain dengan bahasa lisan yang memiliki unsur utama berupa bunyi, bahasa tertulis unsur utamanya adalah huruf-huruf.[1] Bahasa tertulis dapat dibagi menjadi dua ragam, yakni yang menggunakan bahasa baku dan bahasa yang tidak baku.[2] Bahasa tertulis baku umumnya digunakan pada urusan karya ilmiah dan kewartawanan,[3] sedangkan ragam tidak baku dapat berupa obrolan di media sosial.
Sejarah
Bahasa tertulis mulai berkembang dengan ditemukannya aksara untuk menuliskan bahasa yang sebelumnya hanya berada di ranah lisan.[4]