Bahasa Miyako dikategorikan sebagai C8a Moribund menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan oleh sedikit penutur ataupun bahasa ini hanya dituturkan pada wilayah yang cukup kecil
Bahasa Miyako (宮古口/ミャークフツcode: mvi is deprecated Myākufutsu/Myākufutsї[mjaːkufutss̩]), atau bahasa Suma (島口/スマフツcode: mvi is deprecated Sumafutsu/Sїmafutsї) adalah sekelompok dialek yang dituturkan di Kepulauan Miyako, berlokasi di barat daya Kepulauan Okinawa. Jumlah penutur bahasa Miyako sekitar 52.000 jiwa (tahun 2011). Bahasa Miyako bagian dari Ryukyu Selatan, paling mirip dengan bahasa Yaeyama. Jumlah penutur asli yang benar-benar fasih tidak diketahui; Sebagai konsekuensi dari kebijakan bahasa Jepang yang mengacu pada dialek yang disebut sebagai "Dialek Miyako" (宮古方言code: ja is deprecated , Miyako hōgen), tecermin dalam sistem pendidikan, orang-orang yang berusia di bawah 60 tahun cenderung tidak menggunakan bahasa tersebut kecuali dalam lagu dan ritual, dan generasi muda kebanyakan menggunakan bahasa Jepang sebagai bahasa pertama mereka. Bahasa Miyako terkenal di antara rumpun bahasa Japonik karena memungkinkan konsonan akhir suku kata non-nasal, sesuatu yang tidak ditemukan di sebagian besar bahasa Japonik.[6]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Miyako". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
Shimoji, Michinori (2008). A grammar of Irabu, a southern Ryukyuan language (PhD thesis). Australian National University. doi:10.25911/5d5fc82596df5. hdl:1885/150638.