Dialek 'o'
Berbeda dengan Dialek Melayu 'e', Dialek Melayu 'o' berkembang di tengah masyarakat Siak dan Senapelan (kini bernama Pekanbaru). umumnya dialek ini digunakan sebagai bahasa percakapan sehari-hari oleh masyarakat di sepanjang Sungai Siak. Bahasa ini juga dikenal sebagai Bahaso Melayu Paso (bahasa Melayu Pasar). Dialek Melayu "o" ini juga menjadi simbol yang dinamis dan selaras ketika Ibukota Kesultanan Siak Sri Indrapura berada di Pekanbaru (dulunya bernama Senapelan) saat Sultan Siak ke-4 Sultan Alamuddin Syah memindahkan pusat kekuasaan Siak dari Mempura ke Senapelan pada tahun 1762. Bahasa Melayu Siak dialek "o" telah menjadi bahasa persatuan yang mempersatukan masyarakat senapelan pada saat itu, ini juga tidak lepas dari upaya Sultan Siak menjaga khazanah bahasa asli Senapelan yang sudah lama ada di dalam lingkup dan pengaruh Kesultanan Siak Sri Indrapura.[10][11]
Contoh Bahasa Melayu Siak Dialek "O" adalah, apo (apa), kemano (kemana), dimano/kat mano (di mana), beghapo (berapa), dio (dia), kesano (kesana), lamo (lama)
Bahasa Melayu yang digunakan oleh penduduk asli Pekanbaru ini sangat mirip dengan bahasa Melayu yang digunakan di Siak, Perawang, dan Koto Gasib.[9]
Penggunaan Bahasa Melayu Siak di Riau
Bahasa Melayu Siak (dialek e, dialek o maupun percampuran antara dua dialek tersebut) telah menjadi modul resmi pemerintah provinsi riau terhadap penayangan berita, informasi dan himbauan kepada setiap lini masyarakat di provinsi riau terkhusus di Kota Pekanbaru, pemerintah riau melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Riau juga telah memperkenalkan Bahasa Melayu Siak melalui platform media sosial sebagai bahasa rujukan dalam promosi budaya, Tagline, dan Maklumat. seperti pada instruksi gubernur riau dalam pembatasan akitivitas dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. tidak hanya itu, Bahasa Melayu Siak juga diaplikasikan pada slogan Kantor Wilayah Kementrian Hukum Indonesia di Pekanbaru lewat Slogan “Riau Bedelau”(arti: Riau Berkilau/Riau Cemerlang), serta Ucapan pada hari besar, guyon, dan lain-lainnya.[12][13][14][15][16][17][18]