Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Rumpun Anglikan, yang juga dikenal sebagai rumpun Jermanik Kepulauan, mencakup bahasa Inggris Kuno dan semua variasi linguistik yang diturunkan darinya. Untuk lebih lengkap, lihat bagan berikut:
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Inggris Kuno Northumbria adalah suatu dialek bahasa Inggris Kuno yang pernah dituturkan di Kerajaan Northumbria. Bersama dengan Mercia, Northumbria merupakan salah satu dari dua dialek Anglia. Dua dialek Inggris Kuno lainnya adalah Kent dan Saxon Barat.
Naskah bahasa Inggris Kuno paling awal yang masih ada ditulis dalam dialek Northumbria, antara lain Gita Cædmon (abad ke-7) dan Lagu Kematian Bede (abad ke-8). Karya-karya lain, termasuk sebagian besar puisi Cædmon, dinyatakan hilang.
Contoh lain dari dialek ini adalah tulisan rune pada Salib Ruthwell dari Dream of the Rood. Juga dalam dialek Northumbria adalah Teka-teki Leiden abad ke-9[4] dan Injil-Injil Lindisfarne yang diterbitkan pada pertengahan abad ke-10.
Invasi Viking memaksa pembagian dialek menjadi dua subdialek berbeda. Di sebelah selatan Sungai Tees, Northumbria bagian selatan dipengaruhi oleh bahasa Nordik Kuno, sedangkan Northumbria bagian utara mempertahankan banyak kata Inggris Kuno yang hilang dari subdialek selatan dan memengaruhi perkembangan dialek Inggris Timur Laut modern (dialek Northumbria Modern) dan Skotlandia.[5][6] Saat ini, bahasa Skots (termasuk Skots Ulster) merupakan turunan dari dialek Northumbria,[7] begitu pula Northumbrian modern, Cumbria, dan Yorkshire (khususnya di North/East Ridings dan West Riding bagian utara) serta dialek Lancashire Utara.
Sejarah
Cakupan Kerajaan Northumbria, k. 700 M.
Pakar sejarah bahasa mengenali empat dialek berbeda dalam bahasa Inggris Kuno: Northumbria, Mercia, Ken, dan Saxon Barat.[8][9] Dialek Northumbria digunakan di Kerajaan Northumbria dari Humber hingga Sungai Mersey (mersey berarti sungai perbatasan) di Inggris bagian utara hingga Firth of Forth di Dataran Rendah Skotlandia. Saat ini, bahasa Skots Modern, Northumbria Modern, Cumbria, dan dialek-dialek Riding Utara dan Timur merupakan turunan murni dari dialek Northumbria Kuno, serta membentuk substrata dialek Riding Barat dan Lancashire yang dipengaruhi Mercia.[5] Dialek ini sangat berbeda dengan dialek yang digunakan di Kerajaan lain, khususnya dialek Saxon Barat (dialek utama).[10] Sebaliknya, bahasa Inggris umum baku diturunkan dari dialek Saxon Barat.[11]
Suku Angli membawa bahasa mereka (Englisc) ke Northumbria pada abad ke-6 M, yang kemudian mencapai Dataran Rendah Skotlandia.[12] Bentuk Bahasa Inggris Kuno Northumbrian ini pertama kali dicatat dalam bentuk puisi; misalnya Gita Cædmon (k. 658–660), kumpulan tulisan Bede (k. 700 M), dan Teka-teki Leiden.[13] Dialek ini juga dibuktikan dalam Injil-Injil Lindisfarne k. 900 M, di Skotlandia modern sebagai teks rune yang diukir, Dream of the Rood, dan Salib Ruthwell, k. 750 M. Kerajaan Northumbria kemudian ditaklukkan oleh suku Dane (867–883 M) dan sejak saat itu bahasa tersebut dipengaruhi oleh bahasa Nordik Kuno.[14]
Wilayah yang sekarang berada di Skotlandia bagian selatan, yang awalnya merupakan bagian dari Kerajaan Northumbria, diserang oleh Kenneth III dan menjadi bagian dari wilayah Skotlandia. Meskipun rajanya adalah seorang penutur bahasa Gaelik Skotlandia, dia mengizinkan wilayah tersebut mempertahankan bahasa Northumbria. Namun, wilayah tersebut terbagi dari Northumbria setelah Pertempuran Carham (dengan separuh wilayah utara berada di bawah kekuasaan Skotlandia dan bagian selatan di bawah kekuasaan Inggris);[5] bahasa di utara perpecahan tersebut kemudian dikenal sebagai Scottis[6] atau Scots.[11]
Penulis puisi Cursor Mundi yang tidak diketahui namanya menyatakan bahwa naskah bahasa Inggris dialek selatan perlu diterjemahkan ke dalam dialek utara agar orang dapat memahami sepenuhnya apa yang mereka baca.[14]Ralph Higden pada tahun 1364 menggambarkan Northumbria sebagai sesuatu yang sangat sulit dipahami oleh penduduk asli selatan, percaya bahwa alasannya adalah "orang-orang asing dari negara-negara yang berbicara bising" (yaitu Skots) yang berbatasan dengan wilayah tersebut.[15]John Trevisa berbicara tentang "orang aneh dan alien" di dekatnya dalam membahas dugaan keanehan Inggris bagian utara, dan pada k. Osbern Bokenam Osbern Bokenam menulis tentang pengaruh Skots di Inggris bagian utara dalam kitabnya berjudul Mappula Angliae.[5]
Pada abad ke-14, Skots Lowland menjadi bahasa utama di Dataran Rendah Skotlandia (tidak termasuk Galloway, yang masih menggunakan bahasa Gaelik).[11] Meskipun demikian, Northumbria mulai kehilangan arti pentingnya di Inggris pada abad ke-16. Istilah dialektis Northumbrian, aksen, dan cara berbicara dianggap salah dan tidak elegan bagi mereka yang berkuasa, yang duduk di selatan Inggris. Ketika Inggris mulai memusatkan kekuasaannya di London dan Inggris bagian selatan, catatan-catatan dalam dialek wilayah tengah dan selatan menjadi baku de facto. Sejumlah besar surat, puisi, dan artikel surat kabar masih ditulis dalam dialek Northumbrian dan Cumbrian sepanjang abad ke-19 dan ke-20; tetapi, penggunaannya menurun dan digantikan dengan bahasa Inggris baku.[14] Dialek Northumbrian modern saat ini dipromosikan oleh organisasi seperti Northumbrian Language Society dan Northumbrian Words Project.[16][17][18] Demikian pula, dialek Cumbria yang berkerabat dekat didukung oleh Lakeland Dialect Society.[19][20]
Bukti tertulis
Berikut ini adalah bukti tertulis dalam dialek Northumbria:
Beberapa masyarakat Skotlandia dan Northumbria masih mengucapkan /uːrˈfeðər/ atau /uːrˈfɪðər/ "bapa kami" and [ðuːeːrt] "engkaulah".[21] Doa Bapa Kami sebagaimana diterjemahkan di bawah ini berasal dari k. 650 M.[22]
FADER USÆR ðu arð in heofnu Sie gehalgad NOMA ÐIN. Tocymeð RÍC ÐIN. Sie WILLO ÐIN suæ is in heofne and in eorðo. HLAF USERNE of'wistlic sel ús todæg, and f'gef us SCYLDA USRA, suæ uoe f'gefon SCYLDGUM USUM. And ne inlæd usih in costunge, ah gefrig usich from yfle.[22]
Terjemahan Prasasti Salib Ruthwell ke dalam bahasa Inggris modern.[24]
Krist wæs on rodi hwethræ ther fusæ fearran kwomu æththilæ til anum ic thæt al bih[eald]. Mith strelum giwundad alegdun hiæ hinæ limwoerignæ gistoddun him (æt his licæs heafdum).
Fore thaem neidfaerae ‖ naenig uuiurthit thoncsnottura, ‖ than him tharf sie to ymbhycggannae ‖ aer his hiniongae huaet his gastae ‖ godaes aeththa yflaes aefter deothdaege ‖ doemid uueorthae.[25]
Mec se uēta uong, uundrum frēorig, ob his innaðae aerest cændæ. Ni uaat ic mec biuorthæ uullan fliusum, hērum ðerh hēhcraeft, hygiðonc.... Uundnae mē ni bīað ueflæ, ni ic uarp hafæ, ni ðerih ðreatun giðraec ðrēt mē hlimmith, ne mē hrūtendu hrīsil scelfath, ni mec ōuana aam sceal cnyssa. Uyrmas mec ni āuēfun uyrdi craeftum, ðā ði geolu gōdueb geatum fraetuath. Uil mec huethrae suae ðēh uīdæ ofaer eorðu hātan mith hæliðum hyhtlic giuǣde; ni anoegun ic mē aerigfaerae egsan brōgum, ðēh ði n... ...n sīæ nīudlicae ob cocrum.[26]
Rujukan
Catatan kaki
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Inggris Kuno Northumbria". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑M. B. Parkes, ‘The Manuscript of the Leiden Riddle’, Anglo-Saxon England, 1 (1972), 207–17 (p. 208); DOI: 10.1017/S0263675100000168. Length-marks added to Parkes's transcription on the basis of John R. Clark Hall, A Concise Anglo-Saxon Dictionary, 4th rev. edn by Herbet D. Meritt (Cambridge: Cambridge University Press, 1960).
Pustaka
Sweet, H., ed. (1885) The Oldest English Texts: glossaries, the Vespasian Psalter, and other works written before A.D. 900. London: for the Early English Text Society
Sweet, H., ed. (1946) Sweet's Anglo-Saxon Reader; 10th ed., revised by C. T. Onions. Oxford: Clarendon Press. ("Northumbrian texts"—pp.166–169)