Bahasa Fang dikategorikan sebagai C3 Wider Communication menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di wilayah yang cukup luas maupun dipertuturkan cukup luas, misalnya beberapa kota
Antara tahun 1970 dan 1979, Fang menggantikan bahasa Spanyol sebagai bahasa utama administrasi Guinea Khatulistiwa di bawah pemerintahan Macias Nguema, meskipun bahasa ini tidak pernah menjadi bahasa resmi dan penerapannya dilakukan selama masa pemerintahannya sebagai upaya untuk mengafrikakan negara tersebut.[5]
Terdapat banyak varian Fang yang berbeda di Gabon utara dan Kamerun selatan. Maho (2009) mencantumkan Fang Barat Daya sebagai bahasa tersendiri. Dialek-dialek lainnya meliputi Ntumu, Okak, Mekê, Atsi (Batsi), Nzaman, dan Mveny (Mvaie).
Sebaran
Menurut ALCAM (2012), Fang terutama dituturkan di Gabon utara dan juga di Guinea Khatulistiwa. Dialek-dialeknya mencakup Ntumu, Mvany, dan Okak. Di Kamerun, Fang dituturkan di bagian selatan Departemen Dja-et-Lobo (Wilayah Selatan), di sebelah selatan Djoum. Bahasa ini juga dituturkan di wilayah tenggara Departemen Mvila, yakni di selatan Mvangan, serta di sejumlah kecil wilayah terpencil di Departemen Ocean antara Lolodorf dan Kribi, tempat dialek Okak digunakan. Dialek lainnya, Mvany dan Ntumu, dituturkan di Departemen Vallee-du-Ntem.[6]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Fang (Equatorial Guinea)". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Binam Bikoi, Charles, ed. (2012). Atlas linguistique du Cameroun (ALCAM)[Linguistic Atlas of Cameroon]. Atlas linguistique de l'Afrique centrale (ALAC) (dalam bahasa Prancis). Vol.1: Inventaire des langues. Yaoundé: CERDOTOLA. ISBN9789956796069.