Bahasa Ambon Belanda digunakan oleh generasi kedua dan ketiga orang Maluku di Belanda. Bahasa ini menunjukkan pengaruh kazernemalay (Melayu Tangsi), bentuk sederhana dari bahasa Melayu standar yang digunakan oleh anggota KNIL yang tidak banyak diketahui, dan khususnya tentang Belanda.
Kondisi kebahasaan
Bahasa Malaju Sini tidak dituturkan oleh semua orang Maluku yang tinggal di Belanda. Ada banyak orang Maluku yang menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa ibu, terutama di luar lingkungan tradisional Maluku. Namun bahasa ini tetap menjadi elemen penting dalam rasa kebersamaan dan persaudaraan bagi penuturnya.[6]
Referensi
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Melayu Sini". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Tahitu, Bert (1988). "The sound system of Melaju Sini: Malay as spoken by younger Moluccans in the Netherlands". Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde (dalam bahasa Inggris) (2): 276–296.