Babun kuning (Papio cynocephalus) adalah sebuah spesies babun dalam famili monyet dunia lama. Nama spesiesnya berarti "kepala anjing" dalam bahasa Yunani, karena bentuk misai dan kepalanya yang mirip anjing. Babun kuning memiliki tubuh ramping dan kaki serta tangan yang panjang, beserta rambut cokelat kekuningan. Wujud mereka mirip dengan babun chacma, tetapi lebih kecil dan dengan misai yang lebih pendek. Mukanya tak berambut dan berwarna hitam. Jantan dapat tumbuh hingga 84cm, betina hingga 60cm. Ekor mereka panjang, dapat tumbuh nyaris hampir sepanjang tubuhnya. Di alam liar, mereka dapat hidup hingga 15-20 tahun; beberapa hingga 30 tahun.
Babun kuning mendiami sabana dan hutan tipis di Afrika timur, dari Kenya dan Tanzania hingga Zimbabwe dan Botswana. Seperti spesies babun lainnya, mereka adalah hewan omnivor, dengan buah sebagai makanan kesukaan; mereka juga memakan tanaman, daun, biji, rumput, umbi, kulit kayu, bunga, dan jamur, serta cacing, larva, serangga, laba-laba, kalajengking, burung, hewan pengerat, dan mamalia kecil. Semua spesies babun adalah pemakan yang sangat oportunistik dan akan memakan hampir semua makanan yang dapat mereka temukan. Babun kuning adalah hewan diurnal, terestrial, dan hidup di kelompok-kelompok sosial kompleks yang beranggotakan 8 sampai 200 ekor babun per kelompok.