Babak final Liga Negara UEFA 2023 adalah babak terakhir turnamen Liga Negara UEFA 2022–2023, musim ketiga Liga Negara UEFA, sebuah kompetisi sepak bola internasional yang melibatkan tim-tim nasional sepak bola pria dari 55 asosiasi anggota UEFA. Turnamen edisi ini dilaksanakan pada 14 hingga 18 Juni 2023 di Belanda dan diikuti oleh keempat juara grup Liga A. Turnamen ini terdiri dari dua pertandingan semifinal, satu pertandingan perebutan peringkat ketiga, dan satu pertandingan final untuk menentukan juara Liga Negara UEFA.
Babak final Liga Negara UEFA akan dilaksanakan pada Juni 2023 dan diikuti oleh keempat juara grup Liga A. Keempat tim tersebut akan diundi ke dalam sebuah grup yang berisi lima tim (alih-alih grup berisi enam tim) untuk babak grup Kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA 2024, dengan demikian memungkinkan jadwal pada Juni 2023 untuk babak final Liga Negara UEFA.
Babak final Liga Negara UEFA akan berlangsung selama 5 hari dan dimainkan dengan format sistem gugur, yang terdiri dari dua pertandingan semifinal pada 14 dan 15 Juni 2023, satu pertandingan perebutan peringkat ketiga, dan satu pertandingan final pada 18 Juni 2023. Pasangan tim untuk pertandingan semifinal akan ditentukan melalui pengundian terbuka. Setiap pertandingan pada babak final akan menggunakan teknologi garis gawang dan sistem peninjauan asisten wasit video (VAR).[3]
Pada babak final Liga Negara UEFA, jika skor kedua tim imbang setelah waktu pertandingan normal:[3]
Pada pertandingan semifinal dan final, perpanjangan waktu selama 30 menit dimainkan. Jika skor masih imbang setelah perpanjangan waktu, pemenang pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, pemenang pertandingan ditentukan melalui adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
Tim peserta
Empat tim pemenang grup Liga A lolos ke babak final Liga Negara UEFA.[4]Kroasia satu-satunya tim yang tampil perdana pada babak final.
Komite Eksekutif UEFA memastikan Belanda sebagai tuan rumah dalam pertemuan mereka pada 29 November 2022.[5] Hanya tim-tim dari Liga A yang dapat mengajukan menjadi tuan rumah dan hanya satu dari keempat finalis ditunjuk sebagai tuan rumah. UEFA mengharuskan babak final Liga Negara UEFA dimainkan di dua stadion berkategori 4, dengan masing-masing berkapasitas minimal 30.000 penonton, dan idealnya berlokasi dalam satu kota atau berjarak terpisah maksimal 150 kilometer. UEFA mengharapkan stadion yang berkapasitas lebih besar menjadi tempat pertandingan semifinal pertama (menampilkan tim tuan rumah) dan pertandingan final. Lini masa penawaran adalah sebagai berikut:[6]
28 Februari 2022: Pemilihan tuan rumah diumumkan secara resmi
13 April 2022, pukul 16:00 CEST: Batas waktu pendaftaran minat untuk mengajukan penawaran (tidak mengikat)
14 April 2022: Persyaratan penawaran diumumkan kepada para penawar
Mei 2022: Workshop pembukaan untuk para penawar
Juli/Agustus 2022: Rapat teknis dengan para penawar
7 September 2022, pukul 16:00 CEST: Batas waktu penyerahan berkas penawaran pendahuluan
5 Oktober 2022, pukul 16:00 CEST: Batas waktu penyerahan berkas penawaran akhir
29 November 2022: Penunjukan tuan rumah oleh Komite Eksekutif UEFA
Pada 13 April 2022, UEFA mengumumkan bahwa Belanda, Belgia, Polandia, dan Wales menyatakan berminat menjadi tuan rumah.[7] Oleh karena keempat asosiasi peminat tersebut berada pada Grup A4, juara grup akan ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan syarat penawaran yang diajukan asosiasi tersebut memenuhi persyaratan UEFA.[8]Polandia dan Wales tidak dapat menjadi juara Grup A4 setelah hasil pertandingan mereka pada 14 Juni 2022, menyisakan Belanda dan Belgia sebagai calon tuan rumah.[9] Pada 25 September 2022, Belanda mengakhiri fase liga sebagai juara Grup A4, diatas peringkat kedua Belgia, dengan demikan mereka melaju ke babak final[10] dan mengukuhkan negara tersebut sebagai tuan rumah, yang dipastikan oleh Komite Eksekutif UEFA pada 29 November 2022.[5]
Pasangan tim untuk pertandingan semifinal ditentukan melalui pengundian terbuka yang dilakukan pada 25 Januari 2023, pukul 11:00 CET, di markas UEFA di Nyon, Swiss.[12][13] Dua tim pertama dialokasikan sebagai pasangan pertandingan A, sedangkan dua tim lainnya sebagai pasangan pertandingan B. Untuk tujuan penjadwalan, tim tuan rumah dialokasikan ke semifinal 1 sebagai tim tuan rumah secara administratif. Tim tuan rumah secara administratif untuk perebutan peringkat ketiga dan final adalah tim dari semifinal 1.[3]
Setiap tim nasional wajib mendaftarkan skuad berisi 23 orang pemain, dengan tiga di antaranya harus merupakan penjaga gawang, paling lambat sepuluh hari sebelum pertandingan pembuka babak final. Jika seorang pemain mengalami cedera atau sakit yang cukup parah hingga mencegah keikutsertaannya dalam turnamen ini sebelum pertandingan pertama timnya, pemain tersebut dapat digantikan oleh pemain yang lain. Khusus untuk penjaga gawang, jika seorang penjaga gawang dalam skuad terdaftar mengalami cedera atau sakit setelah pertandingan pertama timnya, ia masih dapat diganti sebelum pertandingan kedua, meskipun penjaga gawang lain dalam skuad masih tersedia.[3]
Seorang pemain secara otomatis ditangguhkan untuk pertandingan berikutnya jika menerima kartu merah, yang dapat diperpanjang untuk pelanggaran berat. Penangguhan kartu kuning tidak berlaku pada babak final Liga Negara UEFA.[3][27]
↑"Croatia vs. Spain". uefa.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 18 Juni 2023. Diarsipkan dari asli(JSON) tanggal 2023-07-06. Diakses tanggal 19 Juni 2023.
12"Tactical Line-ups – Final – TEAM1 v TEAM2"(PDF). UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Uni Sepak Bola Eropa. 18 Juni 2023. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2023-06-21. Diakses tanggal 18 Juni 2023.