Merupakan babak ketiga percakapan antara Ayub dengan ketiga sahabatnya, yang dicatat dalam pasal 22sampai 31.
Berisi jawaban Ayub atas perkataan ketiga Bildad, orang Suah, mengenai pencobaan yang dialami Ayub.
Struktur
Ayub 28:1–28 = Jawab Ayub: Siapa dapat mengerti kebesaran Allah?
Ayat 28
"Tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."[3]
Bahasa Ibrani: ויאמר ׀ לאדם הן יראת אדני היא חכמה וסור מרע בינה׃ ס
Transliterasi Ibrani: wa·yo·mer la·'a·dam hen yir·'at a·do·nai hi ḥāk·māh we·sur me·ra bi·nah. (s)
Takut akan dan hormat terhadap Allah merupakan landasan hubungan seorang percaya dengan Allah (Mazmur 61:6; Amsal 1:7).
1) Takut akan Allah membuat kita prihatin dan waspada supaya tidak menyakiti hati Allah yang kudus. Tanpa landasan ini, tidak ada hikmat yang sejati dan tidak ada pengalaman penebusan yang akan bertahan terhadap ujian waktu dan pencobaan.
2) Takut akan Allah dan hikmat alkitabiah sejati menyebabkan kita menjauhi kejahatan dan menghasilkan dorongan dari Roh Kudus (lihat Kis 9:31).