Pada awalnya, Abdul Hamid menciptakan lagu anak-anak berjudul "Antah Lamang, Antah Tapai" dengan melodi yang sama dengan "Ayam Den Lapeh".[3] Kemudian, lagu tersebut diubah liriknya oleh Nurseha dengan tema perpisahan dalam percintaan, yang ditulis dengan menggunakan kiasan.[1][3][4] Diterjemahkan dari bahasa Minangkabau, "Ayam Den Lapeh" berarti "ayam yang lepas", yang diartikan sebagai kekasih yang pergi.[1][5] Lirik ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan Nurseha tentang pertunangannya yang batal dengan seorang pelaut.[3]
Bahkan lagu ini sempat menjadi hits pada zamannya, saking terkenalnya, Elly Kasim bahkan sempat mendengar lagu tersebut diterjemahkan dalam Bahasa Vietnam.[7][8]
Versi lain
Oslan Husein diiringi orkes Teruna Ria pimpinan Zaenal Arifin menyanyikan lagu "Ayam Den Lapeh" dalam album Bengawan Solo pada tahun 1958.[9]
Elly Kasim diiringi grup musik The Steps menyanyikan "Ayam Den Lapeh" dalam album Suara Minang pada tahun 1969.[10]
123Andini Miza Putri (21 April 2024). Rasyid, Adrayoza (ed.). "Dibalik Lantunan Lagu Ayam Den Lapeh". Rri.co.id. Bukittinggi: Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 9 Desember 2024.