Perjanjian ini dibuat setelah kekalahan Austria dalam Perang Prancis-Austria dan Perang Austria-Prusia. Kekaisaran Habsburg hampir runtuh pada tahun 1866 karena kedua perang tersebut mengakibatkan menumpuknya hutang negara dan krisis keuangan.[1] Wangsa Habsburg terpaksa berekonsiliasi dengan Hungaria untuk menyelamatkan kekaisaran dan dinasti mereka. Wangsa Habsburg dan sebagian dari elit politik Hungaria menyusun kompromi ini meskipun sebagian besar rakyat Hungaria menginginkan kemerdekaan.
Pembagian wilayah di bawah administrasi Wina (merah muda) dan Budapest (hijau) pada 1867 perjanjian dwimonarkiAusgleich. Dari tahun 1878, Bosnia-Herzegovina (kuning ) dimasukan ke dalam kekaisaran.
Catatan kaki
↑David F. Good: The Economic Rise of the Habsburg Empire, 1750-1914. 1984. hlm.82.
↑Adam Kozuchowski: The Afterlife of Austria-Hungary: The Image of the Habsburg Monarchy in Interwar Europe. Pitt Series in Russian and East European Studies -PAGE: 83, Publisher: University of Pittsburgh Press (2013), ISBN 978-0-8229-7917-3
Referensi
Cornwall, Mark (2002), Last Years Of Austria-Hungary: A Multi-National Experiment in Early Twentieth-Century Europe (Edisi 2nd), University of Exeter Press.
Seton-Watson, R. W. (1939), "The Austro-Hungarian Ausgleich of 1867", The Slavonic and East European Review, no. 19.53/54, hlm. 123–40, JSTOR 4203588.
Seton-Watson, R. W. (1925), "Transylvania since 1867", The Slavonic Review, no. 4.10, hlm. 101–23, JSTOR 4201928.
Taylor, A. J. P. (1952), The Habsburg Monarchy, 1815 – 1918: A history of the Austrian Empire and Austria-Hungary., New York: Macmillan.
Tihany, Leslie C (1969), "The Austro-Hungarian Compromise, 1867–1918: A Half Century of Diagnosis; Fifty Years of Post-Mortem", Central European History, no. 2.2, hlm. 114–38, JSTOR 4545523.