Agustinus dari Canterbury (meninggal sekitar tahun 604) adalah Uskup AgungCanterbury dan rekan dari Paus Gregorius Agung.[3][4] Ia lahir di Italia dan murid dari Felix, uskup Messana.[4] Agustinus menjadi biarawan di biaraSanto Andreas di Roma, di mana kelak ia akan menjadi kepala biara juga.[4] Pada tahun 596, ia dipilih oleh Gregorius untuk memimpin upaya pekabaran Injil di daerah Anglo-Saxon.[4] Di tengah jalan, banyak rombongan yang ingin berhenti, tetapi Gregorius menyemangati mereka dengan menjadikan Agustinus sebagai uskup.[4] Pada tahun 597, mereka diterima oleh Raja Ethelbert yang memberikan mereka tempat tinggal di Canterbury dan juga izin untuk berkhotbah.[4] Pada tahun 601, Raja Ethelbert dan para pengikutnya dibaptis dan menjadi Kristen sehingga akhirnya pekerjaan penginjilan di Inggris terus meluas.[4] Karena itulah, Canterbury dijadikan Keuskupan Agung oleh Paus Gregorius Agung dan peran Agustinus amat besar dalam pekabaran Injil di Inggris.[3][4]
Catatan kaki
↑The name is in the halo, in a later hand. The figure is identified as a saint by his clerical tonsure.[1] The view that it represents Gregory is set out by Douglas Dales in a recent article.[2]
Referensi
↑Schapiro "Decoration of the Leningrad Manuscript of Bede" Selected Papers: Volume 3 pp. 199; 212–214