Karena Athalaric hanya berusia sepuluh tahun, pemerintahan dijalankan oleh ibunya, Amalasuntha. Ibunya mencoba memberinya pendidikan dalam tradisi Romawi, tetapi bangsawan Goth menekannya agar membesarkannya sesuai dengan jalan yang dianggap mereka cocok. Akibatnya, Athalaric sering mabuk-mabukan dan melakukan tindakan yang keterlaluan.