Herodotos mengagumi Artemisia meskipun ia mendukung Persia dalam menginvasi Yunani. Ia mengagumi ketegasan dan kecerdikan Artemisia, memberi penjelasan berdasarkan masa-masa Artemisia menjadi laksamana agung dibawah Xerxes.
Poliainos berkata bahwa Xerxes sangat mengagumi kegagahan Artemisia. Di buku kedelapan dari karyanya, Strategi, ia menyebutkan bahwa saat Artemisia (ia mungkin merujuk ke Artemisia I namun lebih memungkinkan bahwa ia merujuk kepada Artemisia II dari Caria) ingin menguasai Latmus, ia menempatkan tentara dalam penyergapan di dekat kota dan ia, bersama para wanita, kasim, dan musisi, merayakan pengorbanan di hutan Bunda Para Dewa, yang berjarak sekitar tujuh stadia dari kota. Ketika penduduk Latmus keluar untuk menyaksikan prosesi yang megah itu, para tentara memasuki kota dan merebutnya.[6]
Beberapa kapal moderen diberikan nama Artemisia. Sebuah kapal perusak Iran selama Dinasti Pahlavi diberikan nama Artemis atas hormat kepadanya.[7] Kapal perusak ini adalah kapal terbesar di Angkatan Laut Iran. Nama sebelumnya dari kapal feri Yunani, Panagia Skiadeni, adalah Artemisia (dahulu Star A, Orient Star dan Ferry Tachibana).[8]
Asosiasi Budaya Artemisia dari kotamadya Nea Alikarnassos di Kreta, yang didirikan pada tahun 1979, dinamai menurut nama Ratu Artemisia.[9]
Artemisia muncul di dua film. Di film The 300 Spartans (1962), Artemisia dimainkan oleh Anne Wakefield. Artemisia kembali muncul pada film 300: Rise of an Empire (2014) sebagai seorang komandan armada Persia yang hendak menginvasi Yunani dan berperan sebagai antagonis utama. Ia dimainkan oleh Eva Green.[10][11]
↑On the identification with Artemisia: "...Above the ships of the victorious Greeks, against which Artemisia, the Xerxes' ally, sends fleeing arrows...". Original German description of the painting: "Die neue Erfindung, welche Kaulbach für den neuen hohen Beschützer zu zeichnen gedachte, war wahrscheinlich „die Schlacht von Salamis“. Ueber den Schiffen der siegreichen Griechen, gegen welche Artemisia, des Xerxes Bundesgenossin, fliehend Pfeile sendet, sieht man in Wolken die beiden Ajaxe" in Altpreussische Monatsschrift Nene Folge p. 300
↑Herodotus Book 8: Urania, 68 "...which have been fought near Euboea and have displayed deeds not inferior to those of others, speak to him thus:..."
↑Polyaenus: Stratagems – Book 8, 53.4 "Artemisia planted soldiers in ambush near Latmus; and herself, with a numerous train of women, eunuchs and musicians, celebrated a sacrifice at the grove of the Mother of the Gods, which was about seven stades distant from the city. When the inhabitants of Latmus came out to see the magnificent procession, the soldiers entered the city and took possession of it. Thus did Artemisia, by flutes and cymbals, possess herself of what she had in vain endeavoured to obtain by force of arms."