Oktober 2025 ia menjadi Dosen di ITB, di Program Studi Meteorologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, ITB.[butuh rujukan]
Pada 2008 ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pokja Adaptasi Perubahan Iklim di Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI), sebuah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) dengan tugas mengkoordinasikan kebijakan dan upaya untuk menghadapi perubahan iklim.[5][6]
Ia pernah menjabat Project Manager untuk Country National Report on Environmental Analysis, Indonesia, DANIDA, Denmark dan sebagai National Project Manager untuk dokumen PBB bidang Perubahan Iklim (UNFCCC), The 2nd National Communication, pada Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Selanjuta menjadi Senior advisor di United Nation Development Program (UNDP).[butuh rujukan]
Pendidikan
Ia meraih gelar sarjana (S1) bidang Geofisika dan Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung pada 1993. Pada 1998 ia meraih gelar master (S2) bidang Studi Pembangunan dari perguruan tinggi yang sama. Ia mendapatkan gelar doktor bidang Der Fachbereich Geowissenschaften dari Universitas Hamburg, Jerman.[1][7][8] Ia pernah peneliti tamu di Max Planck Institute for Meteorology, Hamburg, Jerman, tahun 2000-2004.[butuh rujukan]