Sebelum kembali ke Kamang, Tuanku Solok mendapat tugas untuk mengajar di Pesisir Selatan. Ninik mamak di kampungnya meminta kepada Tuanku Solok untuk membuka madrasah di sekitar Danau Tarusan Kamang. Dengan bantuan dana dari masyarakat Kamang di kampung dan perantauan, MTI Tarusan Kamang mulai dibuka pada 12 Februari 1934 dengan guru-guru didatangkan dari Canduang. Buya H. Arifin Jamil Tk. Solok menjadi pengasuh pertama MTI Tarusan.[3]
Tuanku Solok wafat pada 11 Maret 1961. Kepemimpinan MTI Tarusan dilanjutkan oleh Buya H. Zainal Arifin Tk. Mudo.[3]