Arby Samah, lengkapnya H. Arby Samah Datuak Majo Indo (1 April 1933–6 September 2017) adalah seorang senimanIndonesia yang berprofesi sebagai pematung yang beraliran abstrak.[1] Ia tercatat sebagai pematung abstrak Indonesia pertama.[2][3][4]
Sebelumnya, antara tahun 1948-1950, pada masa Agresi Militer Belanda II, Arby ikut berjuang angkat senjata dengan menjadi tentara pelajar yang tergabung dalam divisi INS Kayutanam. Setelah itu ia bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Solok Selatan.
Arby Samah menikah dengan seorang perempuan bernama Murtina, yang telah memberinya lima orang anak perempuan, serta sembilan orang cucu dan tiga orang cicit.