Anyda Marchant (27 Januari 1911 – 11 Januari 2006) adalah seorang pengacara (ia termasuk salah satu perempuan pertama yang lulus ujian Advokat di Washington D.C.) dan salah satu pendiri penerbitan Naiad Press serta A&M Books. Ia juga merupakan penulis fiksi dengan tema lesbian, yang ditulisnya menggunakan nama samaran Sarah Aldridge.
Kehidupan Awal
Marchant merupakan anak dari Langworthy Marchant dan Maude H. Arnett yang lahir di Rio de Janeiro, Brasil. Ia memiliki seorang adik laki-laki bernama Alexander yang lahir setahun setelah kelahirannya.[1]
Marchant memiliki nama lahir yang lengkap yaitu Anne Nelson Yarborough De Armond Marchant. Sejak usia muda (tidak lebih lambat dari tahun 1930), ia memilih menggunakan nama pendek "Anyda" yang merupakan akronim dari nama panjangnya tersebut.
Keluarganya bermigrasi ke Washington, D.C. ketika Marchant berusia lima tahun. Kepindahan ini terjadi setelah ayahnya diangkat menjadi Kepala Biro Terjemahan di bawah Kementerian Pertanian Brasil.[2][3] Dalam sebuah wawancara dengan USA Today (1992) yang dikutip The Washington Post dalam obituarinya, Marchant mengisahkan kenangan masa kecilnya menyaksikan para aktivis gerakan hak pilih perempuan "ditangkap di Lafayette Park kemudian digiring ke dalam kendaraan polisi."[4]
Pendidikan
Pada tahun 1931, Marchant menerima gelar sarjananya, kemudian melanjutkan ke sekolah hukum di Universitas George Washington.[5] Di tengah studinya, Marchant bekerja selama setahun sebagai asisten hukum junior untuk pelopor hak-hak perempuan, Alice Paul, yang pada saat itu sedang mengerjakan rancangan ERA .[6] Marchant menyebut Paul "salah satu feminis terhebat."[7]
Pada 1947, Marchant berkenalan dengan Muriel Inez Crawford (21 April 1914 – 7 Juni 2006), dan setahun kemudian mereka memulai hubungan asmara. Namun, karena tekanan sosial pada masa itu, hubungan mereka tidak banyak diketahui publik hingga dekade 1990-an. Keduanya tetap setia sebagai pasangan selama 57 tahun, sebelum akhirnya berpisah karena kematian Aldridge.[5]
Sejak 1965, Marchant dan Crawford memilih untuk tinggal menetap di Rehoboth Beach, Delaware - sebuah kota pantai yang dikenal ramah terhadap komunitas LGBT. Di rumah barunya, pasangan ini kerap mengadakan pertemuan mingguan bertajuk 'Salon' di beranda rumah mereka.[5][9]
Baru pada 1990, Marchant secara terbuka mengakui identitas seksualnya untuk pertama kali, yaitu dengan tampil di acara publik yang diselenggarakan oleh Toko Buku Lambda Rising .[6]
Pasangan ini menghabiskan sisa hidup mereka bersama di Rehoboth Beach. Untuk menghindari musim dingin, mereka biasa berpindah sementara ke Lighthouse Point, Florida.[5]