Antony lahir di Desa Muara Siau, Merangin, yang mempunyai darah keturunan Minang.[2] Ayahnya bernama Abidin. Ia menamatkan sekolah dasar di SDN I Bangko, Jambi, SMP (SMPN 4) di Kota Jambi, dan lulus di SMA Negeri 5 Jakarta pada tahun 1971. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia dan tamat pada tahun 1979.[3] Sejak duduk di bangku SMA, Antony sudah terlibat dengan aktivitas gerakan dengan terdaftar dalam Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) pada kurun waktu 1966-1970. Ia juga tercatat sebagai Ketua Ranting Pelajar Islam Indonesia (PII) Kampung Bali pada tahun 1968-1970 dan selanjutnya menjabat pengurus PII cabang Tanah Abang. Melalui PII inilah, Antony mendapatkan pelatihan dasar organisasi pertama kalinya.