Lahir di Sneek, Haga dididik di Akademi Militer Kerajaan Belanda dan pada tahun 1854 diangkat sebagai letnan duaartileri di Hindia Belanda. Ia naik pangkat sebagai letnan satu pada tahun 1857 dan diangkat sebagai ajudan komandan artileri dalam Perang Bone II, dan karena keterlibatannya di Bone itulah, ia diangkat sebagai ksatria Militaire Willems-Orde kls. 4. Pada tahun 1863, Haga diangkat sebagai kapiten dan kemudian sub-direktur bengkel konstruksi artileri di Surabaya (1869), dan di sana menjadi direktur mayor 2 tahun kemudian. Pada tahun 1873, Haga diangkat sebagai direktur letnan kolonel di sana dan di tahun 1878 dipindahtugaskan sebagai komandan baterai lapangan dan gunung di Jawa. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai staf jenderal di Divisi VII Departemen Perang, dan di sana diangkat sebagai kepala kolonel staf jenderal di tahun 1883. Pada tahun 1885, ia menjadi panglima sipil dan militer sementara di Divisi Barat Borneo.
Pada tahun 1886, Haga diangkat sebagai kepala mayor jenderal di Divisi II Departemen Perang. Saat berpangkat LetJend pada tahun 1887, ia diangkat sebagai komandan Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger. Ia mengajukan pemberhentian dengan hormat dari dinas militer pada tahun 1889, dan disetujui. Sebagai ksatria Orde van de Nederlandse Leeuw, ia menerbitkan berbagai artikel - kebanyakan bertema sejarah - dalam majalah dan buku, mis. Java: het land van geluk (1869), Java: hoe het te verdedigen tegen een Europese vijand (1869) dan Nederlands Nieuw Guinea en de Apoesche eilanden (1884).
Ia meninggal dalam usia 68 tahun di Den Haag, dan dimakamkan di Nieuw Eik en Duinen.