Anomochilus weberi, yang umum dikenal sebagai ular pipa kerdil Weber[1] atau ular buta raksasa Sumatra,[2] adalah spesies ular dalam famili ular pipa kerdil, Anomochilidae. Spesies ini endemik di pulau Kalimantan dan Sumatra, tempat ia menghuni hutan dipterokarpa pegunungan dan dataran rendah pada ketinggian 300–1.000 m (980–3.280 ft). Dideskripsikan oleh ahli herpetologiTheodorus Willem van Lidth de Jeude pada tahun 1890, spesies ini adalah ular bertubuh gemuk dan silindris dengan kepala kecil serta ekor pendek berbentuk kerucut. Spesies ini merupakan yang terkecil dalam genusnya, dengan panjang total 230 mm (9.1 in). Warna tubuhnya sebagian besar hitam, dengan garis pucat di sepanjang sisi tubuh dan bercak pucat yang membatasi sisik vertebral, serta berbagai bintik dan tanda pucat lainnya pada ekor dan kepala. Spesies ini dapat dibedakan dari spesies lain dalam genusnya melalui ukurannya yang kecil, keberadaan garis pucat di sisi tubuh, dan keberadaan bercak pucat di sepanjang bagian punggung. Spesies ini diklasifikasikan sebagai kekurangan data oleh IUCN.[3]
Taksonomi
Pada tahun 1890, ahli herpetologi Belanda Theodorus van Lidth de Jeude mendeskripsikan spesies Anomalochilus weberi berdasarkan satu spesimen betina dari Sumatra. Ia juga mendeskripsikan genus Anomalochilus dalam makalah yang sama, dan genus tersebut dibuat khusus untuk spesies ini.[4] Pada tahun 1901, naturalis Charles Berg mengganti nama genus tersebut menjadi Anomochilus, karena nama Anomalochilus sudah digunakan untuk genus kumbang.[5] Nama spesifik weberi diberikan untuk menghormati zoolog Jerman-Belanda Max Wilhelm Carl Weber van Bosse.[6]
A. weberi merupakan salah satu dari tiga spesies dalam genus ular pipa kerdil Anomochilus, yang merupakan satu-satunya genus dalam famili Anomochilidae. Anomochilidae adalah salah satu dari tiga famili dalam superfamili Uropeltoidea, bersama Uropeltidae dan Cylindrophiidae.[1] Namun, studi genetik menunjukkan bahwa Cylindrophiidae bersifat parafiletik (tidak mencakup semua keturunan dari satu leluhur bersama) terhadap Anomochilidae, dan beberapa otoritas menggabungkan Anomochilidae ke dalam Cylindrophiidae.[7][8]