Andreas, Pangeran Sachsen-Coburg dan Gotha, Adipati Sachsen (terlahir dengan nama: Andreas Michael Friedrich Hans Armin Siegfried Hubertus; 21 Maret 1943–3 April 2025) adalah kepala wangsa Sachsen-Coburg dan Gotha dari 1998 hingga kematiannya pada 2025. Ia adalah cucu dari Charles Edward, Adipati Sachsen-Coburg dan Gotha, adipati terakhir Sachsen-Coburg dan Gotha.
Pangeran Andreas menjadi calon pewaris takhta kepemimpinan wangsa pada 6 Maret 1954, saat ayahnya menjadi kepala wangsa. Saat umurnya 16 tahun, ia sering melakukan kunjungan rutin ke Jerman. Hal ini bertujuan untuk persiapannya menjadi kepala wangsa. Ia kemudian kembali menetap di Jerman pada tahun 1965. Ia pernah menjalani dinas militer dalam Armoured Reconnaissance Battalion 6 yang berbasis di Eutin, Schleswig-Holstein pada periode 1966 hingga 1968. Setelah lepas dari dinas militer ia menjadi pengusaha perkayuan di Hamburg pada tahun 1969 hingga 1971.
Menjadi kepala wangsa
Pangeran Andreas menjadi kepala wangsa saat kematian ayahnya pada 23 Januari1998. Meskipun Pangeran Andreas adalah keturunan laki-laki paling tua dari Pangeran Albert, ia tidak mewarisi gelar Adipati Albany. Sebaliknya, putra Pangeran Andreas, Pangeran Hubertus dapat mewarisi gelar Adipati Albany dari kakek dari pihak ibu Johann Leopold, Keturunan Pangeran Sachsen-Coburg-Gotha.[1] Johann Leopold adalah putra sulung mantan Adipati Albany, tetapi karena pernikahannya ia memiliki hak kekuasaan di Sachsen-Coburg dan Gotha.
Pada tahun 2006 Pangeran Andreas mendirikan Orde Kadipaten Sachsen-Ernestine. Pangeran Andreas memiliki dua kewarganegaraan yakni Jerman dan Inggris. Selain itu ia adalah sepupu Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia. Karena hal itu Pangeran Andreas menjadi ayah baptis dari Putri Madeleine, Adipati Hälsingland dan Gästrikland.
Pernikahan
Di Hamburg pada 31 Juli1971, Andreas menikahi Carin Dabelstein, putri dari Adolf Wilhelm Martin Dabelstein, Fabrikant, Kaufmann, dan istrinya Irma Maria Margarete Callsen.[2] Pernikahan ini meskipun tidak sebanding, tetap diakui oleh Pangeran Freiderich Josias, ayah Pangera Andreas. Mereka memiliki tiga keturunan yang mewarisi gelar kebangsawanan:
Putri Stephanie Sibylla dari Sachsen-Coburg and Gotha.