Ia menempuh pendidikan imamat menanggapi seruan Paus Pius XII dalam ensiklik Fidei donum,[3] masuk Kolese Amerika Latin di Leuven (Louvain) tempat ia ditahbiskan pada 6 Juli 1968.[4] Pada beberapa tahun berikutnya, ia bekerja sebagai insinyur pertanian di Leuven (Louvain). Pada 1973, ia menjalani imamat selama dua tahun di Zwijndrecht.[4]
Pada akhir Januari 1976, de Witte pergi ke Brasil dan datang pada 12 Februari.[2] Selama 18 tahun berikutnya, ia berkarya di paroki pedesaan Inhambupe di Keuskupan Alagoinhas yang baru dibentuk.[4] Pada masa itu, ia menjabat sebagai vikaris episkopal untuk SertĂ£o, direktur spiritual seminarian, koordinator diosesan wilayah pedesaan dan vikaris jenderal.[5]
Antara 1995 dan 2003, de Witte menjabat sebagai ketua SPM (Serviço Pastoral dos Migrantes).[7] Ia juga menjadi presiden IRPAA (Instituto Regional da Pequena AgropecuĂ¡ria Apropriada) yang berbasis di Juazeiro.[8] Selain itu, ia mewakili Gereja Katolik Roma dalam CESE (Coordenadoria EcumĂªnica de Serviços).[7]
↑Theo Borgermans (8 July 2005). "Twaalf jongeren uit het Zuiden". Wereldjongerendagen en het bisdom Gent. Stichting Rorate. Diakses tanggal 1 September 2016.