Dr. Drs. H. Amri Darwis, S.A., M.M. (20 April 1947–15 Mei 2021) adalah politikus dan dosen Indonesia yang pernah menjabat Bupati Lima Puluh Kota periode 2005-2010 dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota periode 2000-2005. Ia merupakan anak dari Darwis Dt. Tumangguang, Bupati Lima Puluh Kota periode 1950-1956.
Pendidikan
Amri Darwis bersekolah di SDN Alang Sungkai tahun 1951-1957, SMPN tahun 1957-1960, dan SMAN 1960-1966.[1]
Setamat SMA, Amri berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Ibnu Chaldun (UIC) tahun 1967-1971. Lalu, tahun 1976 ia berkuliah di S1 FISIP Universitas Ibnu Chaldun dan memperoleh gelar Doktorandus (Drs.) pada 1981.[2]
Pada 1984 ia berkuliah di S1 Administrasi Bisnis di Universitas Terbuka (UT) dan memperoleh gelar Sarjana Administrasi (S.A.) tahun 1991. Setelah menjadi Bupati, pada 2007 ia kembali meneruskan pendidikan S2 di Universitas Terbuka Jakarta dan meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) pada 2009.[2][3]
Setelah tidak lagi menjadi pejabat, tahun 2010 ia masih meneruskan pendidikan S3 Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan meraih gelar Doktor (Dr.) pada 2014.[2][4]
Karier profesional
Setelah memperoleh gelar S1, ia memulai pekerjaan sebagai Bata Shoe International Business Development Officer (1981). Kemudian, ia pindah ke PT Trakindo Utama yang menjadi diler Caterpillar sebagai Executive Trainee tahun 1982. Lalu, ia menjadi Asisten Branch Manager di Padang tahun 1982-1983. Ia dipromosikan menjadi Branch Manager tahun 1983-1986.[2]
Pada 1986-1987 ia pindah menjadi Marketing Planning Manager di Centra Farma, Jakarta. Kemudian, pada 1987-2000, ia menjadi Sales Manager di PT Tunggal Sila Farma.[2]
Sebelum menjadi pejabat, Amri Dawris sempat mengajar sebagai Dosen Marketing Manajemen dan Human Resource Management di Universitas Islam As-Syafiiyah tahun 1999. Ia juga menjadi tenaga pengajar Marketing Management di Jayabaya College di tahun yang sama.[2]
Amri Darwis menjadi Anggota Korp Mubalig Kemayoran tahun 1970-2000. Ia termasuk Anggota Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Al Ikhlas Taram Sumatera Barat tahun 1989 dan Yayasan Pembangunan Nagari Taram tahun 1997. Ia juga menjadi Ketua Umum Yayasan Pendidikan Al Muqassim Jakarta tahun 1994-1998. Di almamaternya, ia menjadi Ketua Ikatan Keluarga Eks Siswa SMA 1 Payakumbuh tahun 1998-2000. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Gabungan Sepak Bola Lima Puluh Kota (Gasliko) tahun 2000-2005.[2]
Wafat
Amri Darwis meninggal dunia di RS Central Medika Jakarta pada 15 Mei 2021 pukul 10.00 setelah berjuang melawan COVID-19.[9][10]
Rujukan
123"Salinan arsip"(PDF). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2021-05-15. Diakses tanggal 2021-05-15.
12345678"None". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-15. Diakses tanggal 16 Agu 2024.;
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-15. Diakses tanggal 2021-05-15.
↑"None". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-15. Diakses tanggal 16 Agu 2024.;