Acung Jangkung (Amorphophallus decus-silvae) adalah spesies tumbuhan berbunga dari genus Amorphophallus dalam famili Araceae. Tanaman ini dikenal sebagai tumbuhan endemik Indonesia yang hanya ditemukan di sebagian wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Acung Jangkung termasuk salah satu jenis tumbuhan langka yang mendapatkan perhatian dalam upaya konservasi tumbuhan Indonesia.[1]
Deskripsi
Tanaman ini tumbuh dari umbi bawah tanah berukuran besar dan memiliki satu batang semu tegak yang menopang daun majemuk besar menyerupai payung. Saat berbunga, Amorphophallus decus-silvae menghasilkan bunga majemuk berukuran besar yang terdiri dari spadiks dan spata khas anggota keluarga Araceae. Penampakan bunganya menyerupai spesies sejenis seperti bunga bangkai (Amorphophallus titanum).
Habitat dan sebaran
Amorphophallus decus-silvae tumbuh secara alami di hutan hujan tropis dataran rendah hingga dataran tinggi di Jawa bagian barat. Habitat yang disukainya adalah lingkungan yang lembap dan terlindung, dengan naungan dari pohon-pohon hutan. Namun demikian, keberadaannya semakin terancam akibat fragmentasi hutan dan alih fungsi lahan.[2]
Konservasi
Karena populasinya yang terbatas dan terus menurun, Acung Jangkung dikategorikan sebagai tumbuhan langka dan dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Beberapa upaya konservasi yang telah dilakukan antara lain pelestarian in situ di kawasan hutan lindung dan pengembangbiakan secara eks situ oleh lembaga konservasi tumbuhan.