Koin perak trihemiobol cetakan ca510-480 SM, kemungkinan terbitan dari Aigai menjelang akhir masa Amintas I. [a] Obv.: kambing berlutut ke kanan, kepala menoleh ke belakang; rev.: persegi cekung dengan empat bagian.
Amintas I (Yunani: Ἀμύντας Aʹ; ca540–498 SM) adalah raja kerajaan Yunani kuno Makedonia pada 540-510 SM dan kemudian vasalKekaisaran Akemeniyah dari 510 sampai meninggal pada 498 SM.[4]
Pada masa kekuasaannya, Makedonia memasuki zaman Makedonia Akemeniyah dengan menjadi negara bawahan (vasal) dari Kekaisaran Akemeniyah pada 510 SM. [5]
Latar Belakang
Amintas berasal dari wangsa Argeadai sebagai putra dari Alketas I dan merupakan raja Makedonia ke-9 berdasarkan tradisi kelak Makedonia atau raja ke-6 menurut Herodotos. [6] Namun Amintas menjadi raja Makedonia pertama yang resmi diakui sejarawan karena keberadaan dan tindakannya sudah tertanam kuat dan terujuk silang dalam catatan sejarah luar sedangkan raja-raja sebelumnya hanya berdasarkan mitos, cerita rakyat, dan tradisi lisan yang belum secara kuat terverifikasi.[7]
Menurut Herodotos, Ia menikah dengan Euridike dan memiliki dua anak seorang putra, Aleksander dan seorang putri, Gigaea.[8]
Hubungan dengan Kekaisaran Persia
Pada 513 SM, Darius I memimpin pasukan Persia menyeberangi Selat Bosporus mengalahkan bangsa Skithia, kemudian setelah mengamankan perbatasan di Sungai Danube, Darius kembali ke Sardis dan memerintahkan sepupunya, Megabazos, untuk menaklukkan sisa wilayah Trakia. Untuk itu, pada sekitar 510 SM Megabazos mengirim utusan menemui Amintas untuk meminta "tanah dan air" dan Amintas memenuhinya. [9] Kemudian Amintas menikahkan putrinya dengan seorang panglima Persia Bubares. [10] Selanjutnya Makedonia menjadi negara bawahan Persia dalam wilayah kesatrapan Skudra hingga Makedonia merdeka kembali setelah kekalahan Persia di Platea pada 479 SM [11]
Hubungan dengan Athena
Amintas adalah penguasa Makedonia pertama yang membuka hubungan diplomatik dengan negara lain, termasuk menjalin persekutuan dengan Hippias dari Athena. [12]
Referensi
Catatan
↑Koin Makedonia paling awal dicetak di Aigai ca490 SM. [1] Namun, penelitian terbaru mengaitkan terbitan awal ini dengan suku-suku Bisaltia atau kota Galepsos di Trakia. [2]Aleksander I merupakan raja Makedonia pertama yang mencetak koinnya sendiri. [3]
↑Dahmen, Karsten (2010). "The Numismatic Evidence". Dalam Roisman, Joseph; Worthington, Ian (ed.). A Companion to Ancient Macedonia. Wiley-Blackwell. hlm.48. ISBN9781405179362.
↑Mari, M. (2011). "Archaic and Early Classical Macedonia". In Fox, Robin Lane (ed.). Brill’s Companion to Ancient Macedon: Studies in the Archaeology and History of Macedon, 650 BC–300 AD. Boston: Brill. pp. 85.
↑Miltiades V. Chatzopoulos Macedonian Institutions Under the Kings: A historical and epigraphic study, p. 174, ISBN960-7094-89-1.
Atribusi
Artikel inimenyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik:Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Amyntas I". Encyclopædia Britannica. Vol.1 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm.900.
Bibliografi
Sumber primer
Herodotus (1920–1925). The Histories. Loeb Classical Library. Diterjemahkan oleh Godley, A. D. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press. Diakses tanggal 26 January 2024.
Sumber sekunder
Borza, Eugene (1990). In the Shadow of Olympus: The Emergence of Macedon. Princeton, New Jersey: Princeton University Press.