Jamur kikik adalah jenis jamur dalam famili Amanitaceae dengan tubuh buah berwarna kekuningan, memiliki Tudungnya berdiameter 3 – 6cm berwarna kuning pada bagian tepi dan agak kecoklatan di bagian tengah (sentral). Pada permukaan atas Cap terdapat butiran-butiran yang lengket. Bagian bawah berbilah, berwarna putih dan agak lembap. Tangkai di tengah berwarna putih. Volva berbentuk bolbus kenyal, tanpa cincin. jamur ini memiliki panjang 4 – 8cm dengan diameter 0,5cm.
Jamur kikik ditemukan di kawasan hutan primer kawasan TNKS di daerah Sungai Piring Desa Napalicin Kecamatan Rawas Hulu Sumatera Selatan.[1]Jamur ini tumbuh di permukaan tanah yang lembap pada daerah yang tinggi. Jamur ini beracun dan dapat memabukkan, tetapi ada penawarnya yaitu tangkai dari jamur ini.
Spesies Amanitaceae
Spesies Amanitaceae disebut juga keluarga Amanita. Spesies ini terdiri dari Amanita, Amarrendia, Catatrama, Limacella, dan Torrendia. Spesies ini dapat ditemukan di hutan. Beberapa spesies dapat dimakan dan memiliki rasa. Lebih dari setengah kasus keracunan jamur berasal dari anggota spesies ini. Spesies yang paling beracun dari kelompok ini memiliki nama bersifat racun. Spesies ini memiliki hampir 500 jenis dan varian,[2][3] anatara lain:
↑Corner EJH, Bas C. (1962). "The genus Amanita in Singapore and Malaya". Personia. 2:: 241–304. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
↑Bas C. (1969). "Morphology and subdivision of Amanita and a monograph of its section Lepidella". Personia. 5:: 285–579. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Amanitaceae.