Alpinestars logo pengembang dari Advertiser yang lalu disingkat menjadi (Astars) dari tahun 1998 -1999, desainer untuk produk itu menyesuaikan dengan gaya pakaian sehari-hari yang identik perlengkapan olahraga
MX Motocross Division (MFN_LD_Bizart-IND)
Sejarah
Sepatu bot motocross buatan Alpinestars
Didirikan pada tahun 1963 oleh Sante Mazzarolo di Asolo, Italia, perusahaan ini awalnya membuat sepatu bot untuk mendaki dan ski, lalu beralih memproduksi sepatu bot untuk balapan motocross dan balapan jalanan. Nama perusahaan ini berasal dari terjemahan tanaman Stella Alpina (Edelweiss) ke Bahasa Inggris. Tanaman tersebut tumbuh di pegunungan di wilayah di mana perusahaan ini didirikan. Perusahaan ini mensponsori sejumlah juara balapan dunia, seperti Roger DeCoster, Kenny Roberts, Mick Doohan, dan Marc Márquez. Selama dekade 1990-an, perusahaan ini mulai memproduksi berbagai macam peralatan perlindungan teknis untuk bersepeda motor, seperti sarung tangan, jaket, dan setelan kulit.
Perusahaan ini dipimpin oleh anak Sante, Gabriele Mazzarolo, sejak tahun 1993. Perusahaan ini memiliki kantor di Los Angeles dan Bangkok, sementara kantor pusat serta fasilitas riset dan pengembangan utamanya berlokasi di Italia bagian utara.
Pada tahun 2011, Alpinestars mengembangkan Tech Air Race System, sebuah sistem keamanan kantung udara elektronik yang menggunakan unit pencatatan data dan modul inflasi ganda.[1] Sistem tersebut digunakan pada ajang balap MotoGP dan Superbike. Pada bulan Juni 2013, Marc Márquez jatuh pada kecepatan sekitar 337km/jam (209mph) saat sedang mengenakan setelan kantung udara tersebut dan tidak menderita cedera serius.[2]
Seseorang sedang mengenakan jaket buatan Alpinestars