Pada hari pengangkatannya, Ali menyingkirkan praktik-praktik Sunni dan mengenalkan kembali Khutbah Syi’ah dan praktik lainnya. Doktor-dokter agama Persia diberi kebebasan penuh untuk menyebarkan doktrin-doktrin Syi’ah dan aktivitas misionaris mereka dibiayai oleh negara.
Penerus
Pada 1579, Ali yang tidak memiliki putra melantik keponakannya Ibrahim, putra saudaranya Tahamasif, sebagai penerusnya.
Referensi
↑Page 2 of Translator's Preface in the book Tohfut-ul-mujahideen: An Historical Work in the Arabic Language originally written by Zayn al-Dīn b. ʿAbd al-ʿAzīz al- Malībārī (Translated into English by Lt. M.J. Rowlandson