Gbagbo yang tidak mau mengakui kekalahannya dalam pemilu presiden 2010 kemudian ditangkap oleh pasukan Prancis di sebuah bungker persembunyiannya. Penangkapan Gbagbo sekaligus mengakhiri empat bulan lebih pertikaian politik di negara bekas jajahan Prancis tersebut. Gbagbo yang sudah 10 tahun berkuasa menolak meletakkan jabatan kepresidenannya hingga penangkapannya pada 11 April2011. Kemudian, Gbagbo ditempatkan dalam pengawasan pasukan Ouettara. Ini membuat Quettara berperan sebagai pemimpin satu-satunya di Pantai Gading.