GarcĂa adalah Presiden Peru perioda 1985-1990 yang punya reputasi pernah memperburuk keadaan ekonomi Peru dengan kebijakan-kebijakan nasionalis pada era kepemimpinannya. Pertarungan antara Humala mengakibatkan aneka konflik di antara para pendukungnya. Keduanya saling mencela dengan keras. Model persaingan politik keduanya membuat sebagian rakyat Peru memilih "golput" (golongan putih) alias absen memilih. Ia memulai jabatan perioda keduanya pada 28 Juli 2006.
Ia menganjurkan warga Peru memakai daun koka untuk menyedap rasa guna memerangi produksi dan peredaran kokain secara ilegal. Selain memercayai pemakaian koka guna keperluan legal juga akan mengakhiri perdagangan liar kokain. Ia juga akan mengawasi penjualan bahan kimia dan kerosin yang sering dipakai untuk menyuling kokain. "Anda juga bisa memakainya untuk memanggang daging atau apapun guna menambah kelezatan penganan," kata sang presiden[3]
Ia melakukan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri pada 17 April 2019, menjadikan dirinya salah seorang (mantan) kepala negara yang melakukan bunuh diri.
Referensi
↑"Alan Garcia". BBC News. 5 June 2006. Diakses tanggal 17 April 2019.