Menara ini awalnya direncanakan tahun 2003 sebagai bagian tengah Palm Jumeirah, salah satu kepulauan buatan terbesar di dunia. Diberi nama "The Pinnacle" dan memuncak dari tengah kanal di bagian utama pulau. Tingginya sekitar 750Â m (2,461Â ft) dan terdiri dari 120 tingkat apartemen mewah tetapi digantikan oleh Trump International Hotel and Tower dan pindah ke Dubai Waterfront. Meskipun perataan tanah dan reklamasi tanah dimulai pada Dubai Waterfront, pembangunan menara tak pernah dilakukan karena dekat dengan Bandar Udara Internasional Al Maktoum, yang sedang dibangun.[2]
Lokasinya sekarang dipindahkan ke sepetak tanah dekat Jumeirah Lake Towers dan Dubai Marina, dan ujicoba tanah telah dimulai.[5] Menara ini akan menjadi titik utama rencana Nakheel untuk pembangunan Ibn Battuta Mall di sebelah Jumeirah Islands dan Jumeirah Lake Towers. Akan terdiri dari 20 menara kecil bertingkat 90 yang dibangun di sebelah mal perbelanjaan tersebut.[4]
Desain
Saat ini, sangat sedikit sumber yang mengeluarkan desain aslinya tetapi Nakheel tetap menegaskan bahwa bangunan ini akan menjadi salah satu menara tertinggi di dunia dan menjadi ikon baru bagi Dubai[butuh rujukan].
Desain asli dibuat oleh Pei Partnership Architects dan memiliki luas 631,000 m² (6,792,000 sq ft) berisi apartemen ultra-mewah, restoran, klub kesehatan besar, dan dek pengamatan[butuh rujukan]. Bangunan ini sebenarnya terdiri dari tiga menara terpisah yang dibangun di sekitar sebuah interior kosong dan digabung bersama oleh beberapa jembatan udara yang berfungsi sebagai lobi udara. Di atas setiap jembatan adalah kebun udara. Salah satu menara lebih pendek dari dua menara lainnya dengan kolam renang besar di atap, sementara dua menara lainnya diatapi dengan puncak besar[butuh rujukan].
Sebuah perancangan ulang memiliki bentuk yang sama, tiga menara dihubungkan oleh jembatan udara dengan dua puncak kembar dan satu menara lebih pendek dari dua lainnya. Jumlah jembatan udara: desain asli[butuh rujukan] hanya menampilkan 4, tetapi kemudian tampilannya memperlihatkan 6, sementara tampilan terbaru meningkatkan jumlahnya menjadi 9 atau 10. Bangunan tersebut juga digunakan sebagai campuran daripada penghunian seluruhnya.[butuh rujukan]
Arsitek proyek ini telah diganti, dengan Woods Bagot menggantikan Pei Partnership.[1]
Perancangan ulang terakhir, mengganti nama proyek menjadi Nakheel Tower, dengan menara tunggal setinggi 1.000 meter (3.300Â ft).[6][7]
Tinggi
Proyeksi mengenai tinggi akhir Al Burj semakin bervariasi. Nakheel diduga melakukan strategi perahasiaan yang sama sebagaimana yang dilakukan Emaar terhadap Burj Dubai untuk bersaing merebut gelar bangunan tertinggi di dunia. Menurut laporan resmi Nakheel, menara ini akan memiliki tinggi 700Â m (2,297Â ft) dan lebih dari 160 tingkat[butuh rujukan], meskipun tampilan awal memperlihatkan menara dengan lebih dari 200 tingkat[butuh rujukan]. Perusahaan yang terlibat dalam proyek ini melaporkan pencapaian tinggi awal 1,600Â m (5,249Â ft) yang kemudian diturunkan menjadi 1,200Â m (3,937Â ft).[8] Bulan Juli 2007, CEO Nakheel Chris O'Donnell dilaporkan mengatakan "tinggi bukan segalanya" dan menyatakan bahwa Al Burj tidak akan lebih tinggi dari Burj Dubai, yang direncanakan setinggi 818Â m (2,684Â ft).[9]. Satu minggu kemudian, Nakheel mengakui bahwa menara ini lebih tinggi dari 1 kilometer.[1] Laporan 20 Juni2008 mengklaim bahwa menara direncanakan setinggi 1,400 meter (4,593Â ft).[4]
Nama
Terdapat tiga nama yang direncanakan untuk menara itu. Al Burj, Tall Tower, dan Nakheel Tower. Secara resmi belum diputuskan meskipun Al Burj lebih umum digunakan. Sepertinya tidak ada nama resmi yang akan diberikan hingga menara ini disetujui. Saat ini nama yang mungkin untuk bangunan tersebut adalah Nakheel Tower.
Nama pertama yang diberikan adalah Al Burj. Nama Al Burj bertahan paling lama daripada dua nama lainnya. Setelah Al Burj proyek ini dinamai Tall Tower. Nama ini hanya bertahan beberapa bulan hingga diganti menjadi namanya sekarang, Nakheel Tower.