Al-Ḥurr bin ʿAbdurrahman ats-Tsaqafi (bahasa Arab:الحر بن عبد الرحمن الثقفيcode: ar is deprecated ) adalah gubernur keempat al-Andalus pada masa Kekhalifahan Umayyah.
Asal-usul
Al-Hurr berasal dari kabilah Bani Tsaqif. Silsilahnya adalah Al-Hurr bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abi Aqil Utsman bin Abdullah bin Rabi'ah bin al-Harits bin Habib bin al-Harits bin Malik bin Huthaith bin Jusyam bin Qasiyy (Tsaqif) ats-Tsaqafi al-Maliki.[1][2] Ayah Al-Hurr, Abdurrahman bin Abdullah yang dipanggil dengan nama Ibnu Ummul Hakam, adalah gubernur Kufah, dan kakek dari ayahnya, Abu Aqil Utsman bin Abdullah, adalah pembawa panji kaum musyrik pada Pertempuran Hunain dan terbunuh dalam keadaan kafir.[1]
Al-Hurr bin Abdurrahman merupakan panglima Arab pertama yang menyeberangi Pegunungan Pirenia pada tahun 99 H (718 M) ketika dia memimpin serangan kecil ke Septimania[7] tetapi serangannya tidak meraih kesuksesan.
Al-Hurr menghabiskan masa jabatannya untuk menumpas konflik yang muncul antara kelompok Arab dan Berber, mereformasi pasukan dan mengatur negara. Selain itu, ia berhasil dalam mengalahkan kaum KristenGoth yang mencoba mendapatkan kembali tanah yang ditaklukkan oleh pasukan muslim dan mampu membatasi wilayah mereka ke wilayah Basque.[7] Pada masa pemerintahannya, pasukan muslim mengalami kekalahan pertama mereka di al-Andalus dalam Pertempuran Covadonga yang dipimpin oleh Pelayo, dan menghasilkan inti kerajaan Kristen pertama di utara Semenanjung Iberia sejak umat Islam masuk ke al-Andalus.[8]
123Prof. Dr. Raghib As-Sirjani (2013). Bangkit dan Runtuhnya Andalusia. Pustaka Al-Kautsar. hlm.99. Diarsipkan dari asli(Bukel) tanggal 2023-06-28. Diakses tanggal 2023-06-28.;