Istilah Yunani KoineEgo eimi (Yunani Ἐγώ εἰμί, pengucapan[eɣó imí]), artinya Akulah atau Itulah aku, adalah sebuah bentuk pengucapan yang dipakai dalam Injil-injil pada bagian firman Yesus sebanyak beberapa kali untuk merujuk kepada diri-Nya sendiri. Dalam Injil Yohanes, istilah tersebut muncul tujuh kali dalam gelar spesifik. Pemakaian istilah tersebut telah menjadi bahan analisis Kristologi signifikan.[1][2] Istilah Akulah byang berkaitan dengan Allah muncul lebih dari 300 kali dalam Alkitab, mula-mula dalam Kitab Kejadian (15:1) dan terakhir dalam Wahyu (22:16).
Perjanjian Baru
Dalam Injil Yohanes, istilah tersebut dipakai sebanyak tujuh kali dalam kaitannya dengan gelar bagi Yesus:
The “I am” of the fourth Gospel by Philip B. Harner ISBN0-8006-3060-2, 1970
Referensi
↑Encyclopedia of theology: a concise Sacramentum mundi by Karl Rahner 2004 ISBN0-86012-006-6 page 1082
↑Hurtado, Larry W. (June 2003). Lord Jesus Christ: Devotion to Jesus in Earliest Christianity. Grand Rapids, Mich.: W. B. Eerdmans. ISBN0-8028-6070-2 pages 370–371