Sejarah
Airpaz didirikan pada tahun 2011 di Jakarta, Indonesia untuk mengembangkan sebuah platfrom yang menyediakan layanan perjalaan di kawasan Asia-Pasifik.[3][4].
Tahun 2014, Perusahaan ini mulai menjual tiket pesawat secara daring,[5][6] Perusahaan ini juga meluncurkan aplikasi di Google Play Store dan App Store.
Pada tahun 2017, Airpaz menjalin kemitraan dengan Touch 'n Go, mengintegrasikan layanan pemesanan perjalanan dengan platform dompet digital.[7]
Tahun 2019, Airpaz meluncurkan layanan pemesanan hotel dan akomodasi.[3]Pada tahun yang sama, perusahaan mengintegrasikan layanan pemesanan perjalanan dengan platform perbankan di aplikasi Maybank.[8]
Pada Januari 2022, Airpaz bermitra dengan Shopee, mengintegrasikan layanan pemesanan perjalanan dengan platform E-commerce tersebut.[9][10][11] Dan juga pada tahun yang sama, perusahaan ini merilis metode pembayaran Pindai QR dengan berintegrasi dengan ATOME.[12]
Pada pertengahan 2022, Airpaz memperbarui struktur timnya. John Wang berpindah ke jabatan Chief architect.[13][14][15]. Sementara itu, Leonard Liau ditunjuk sebagai Chief Technology Officer.[16][17][18]
Pada akhir tahun 2022, Airpaz berekspansi ke pasar Filipina dengan berintegrasi dengan bank-bank terkemuka di negara tersebut, seperti GCash,[19] Bank BPI,[20] dan Billease.[21]
Pada Maret 2023, perusahaan bekerja sama dengan PK Fares untuk meningkatkan fitur pemesanan penerbangan.[3]
Tahun 2024, Airpaz memperluas operasinya ke Thailand[22] dan bekerja sama dengan Cover Genius untuk meluncurkan asuransi perjalanan.[23][24]. Pada tahun yang sama, Wesley Wijaya juga diangkat sebagai Chief Partnership Officer.[25][26]
Pada Desember 2024, Airpaz kembali memperluas kehadiran internasionalnya dengan mendukung penerbangan ke Amerika Serikat melalui PKFare. Akibatnya, penjualan konten yang disuplai oleh PKFare meningkat dengan rata-rata 53% per bulan dan mencapai kenaikan dua belas kali lipat hanya dalam kurun waktu 20 bulan.[5]
Pada Agustus 2025, Jefry Widianata beralih dari jabatan Chief Marketing Officer menjadi Chief Product Officer.[27]
Pada Oktober 2025, Airpaz menjalin kerja sama dengan PayPal untuk mempermudah pembayaran global bagi para pelancong.[28][29]
Pada Desember 2025, perusahaan menjalin kolaborasi serupa dengan Stripe untuk semakin memperluas opsi pembayaran global bagi para pelancong.[30]