Serangan bom mobil di Baghdad terjadi pada 25 Februari2007 di distrik Syiah menewaskan sedikitnya satu orang. Serangan balasan terjadi sehari sesudahnya pada saat ia berpidato di Baghdad. Insiden tersebut menewaskan sepuluh orang dan wapres selamat meskipun terluka ringan.
Latar belakang
Abdel-Mahdi berlatar belakang sebagai ekonom yang meninggalkan Irak pada 1969 untuk mengasingkan diri di Prancis. Ia bekerja untuk sebuah tangki pemikir Prancis dan menjadi penyunting majalah dalam bahasa Prancis dan Arab. Adil Abdul Mahdi juga kadang-kadang disebut namanya sebagai Adel Abd al'Mahdi, serta berbagai variasi lainnya. Abdul-Mahdi belajar di Prancis. Ayahnya adalah seorang ulama Syi'ah yang terhormat, yang juga menjabat sebagai Menteri Agama Irak di monarki Irak.
Politik Irak
Pada 2006, Abdul-Mahdi, Wakil Presiden dalam pemerintahan transisi yang berakhir jabatannya, gagal dalam pencalonannya untuk memperoleh nominasi Aliansi Persatuan Irak (API) sebagai Perdana Menteri dalam menghadapi Ibrahim al-Jaafari. Ia kalah dengan satu suara. Kabarnya ia mempertimbangkan kemungkinan menjadi Perdana Menteri kembali hingga akhirnya Jawad al-Maliki menjadi calon API. Setelah itu, Abdul-Mahdi terpilih kembali sebagai Wakil Presiden Irak. Ia menjalankan kekuasaannya yang terbatas dalam peranan itu dengan menunda pertemuan pertama Dewan Nasional pada Maret.