Adam menjabat sebagai Pelaksana TugasWali Kota Tual sejak Mahmud Muhammad Tamher meninggal dunia pada 4 April 2016. Ia kemudian dilantik sebagai wali kota definitif pada 23 Mei 2016 oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Kantor Gubernur Maluku di Kota Ambon.[9] Selama kurang lebih setahun ia menjabat tanpa wakil hingga Abdul Hamid Rahayaan dilantik pada 18 Desember 2017 setelah terpilih dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Tual dalam rangka Pemilihan Wakil Wali Kota Tual 2017.[10] Pada tahun 2017, Adam dianugerahi penghargaan oleh Kementerian Dalam Negeri RI sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) Bidang Pembangunan Pemukiman dan Perumahan setelah dinilai berhasil dalam menjalankan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).[11] Adam bersama Abdul Hamid Rahayaan menjabat hingga habis masa jabatan pada 31 Oktober 2013.