Cekakak-hutan tunggir-hijau (Actenoidesmonachus) adalah spesies burung dalam famili Alcedinidae. Burung ini endemik di Sulawesi, dengan dua subspesies:[2][3]
A. m. capunicus, tersebar di bagian timur, tenggara, dan selatan Sulawesi.
Karakteristik
Actenoides concretus berukuran sekitar 25cm. Pejantannya memiliki mahkota berwarna hijau dengan garis-garis kepala berwarna hitam dan biru. Pada bagian kerah dan dada berwarna kemerahan. Betinanya memiliki bagian atas berwarna hijau kusam, dengan bulu berbintik-bintik kekuningan. Pada cekakak-hutan tunggir-hijau remaja, paruhnya berwarna kecoklatan dengan warna kekuningan pada ujungnya.[4]
Burung ini ditemukan menghuni hutan hijau berdaun lebar, dan di dekat air.[4]
Keluarga
Cekakak-hutan tunggir-hijau termasuk dalam keluarga Cekakak (Latin: Alcedinidae). Berikut adalah beberapa anggota keluarga lainnya:
↑Coates, Brian and Bishop, K (2000). Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty. ISBN979-95794-2-2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
12Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA: THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR /. London: New Holland. hlm.50. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)