Acalypha atau bantinuh (bahasa Inggris: copperleaf) dalah salah satu genus tumbuhan berbunga terbesar dalam famili Euphorbiaceae, dengan sekitar 450 hingga 462 spesies tumbuhan.[1][2][3] Genus ini merupakan satu-satunya genus dalam subtribus Acalyphinae. Penamaannya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Yunani Kuno, yakni ἀκαλύφη (akalúphē) yang berarti "jelatang", bentuk alternatif dari ἀκαλήφη (akalḗphē).[4] Dinamakan demikian karena daunnya mirip seperti daun Jelatang.[5] Anggotanya tersebar di daerah tropis dan subtropis, dengan sekitar 60% dari keseluruhan spesiesnya merupakan tumbuhan asli Amerika, dan sekitar 30% dari keseluruhan spesiesnya merupakan tumbuhan asli Afrika.[6]
Daftar spesies
[7][8] Spesies berikut dalam genus tumbuhan berbunga Acalypha diterima oleh Plants of the World Online.[7] Ciri yang relevan secara taksonomi dari marga ini adalah adanya kristal epidermis pada daunnya.[9]
↑Steinmann, V. W.; Levin, G. A. (2011). "Acalypha herzogiana (Euphorbiaceae), the correct name for an intriguing and commonly cultivated species". Brittonia. 63 (4): 500–04. doi:10.1007/s12228-011-9181-5. S2CID22238248.
↑Charters, M. L. "Acalypha". California Plant Names: Latin and Greek Meanings and Derivations. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-12-14. Diakses tanggal 2013-08-31.
12"Acalypha L."Plants of the World Online. Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew. 2021. Diakses tanggal 10 September 2021.
↑Cardiel, José María; Montero-Muñoz, Iris; Ortúñez, Emma; Dorda, Elena; Sancho-García, Irene (2020). "Epidermal crystals in Acalypha (Euphorbiaceae, Acalyphoideae) as a new taxonomic trait of the genus". Plant Systematics and Evolution. 306 (5). doi:10.1007/s00606-020-01711-6. S2CID224856027.
↑Cardiel, José María; Montero- Muñoz, Iris; Ortúñez, Emma; Dorda, Elena; Sancho-García, Irene (2020). "Kristal epidermal pada Acalypha (Euphorbiaceae, Acalyphoideae) sebagai ciri taksonomi baru dari genus tersebut". Plant Systematics and Evolution. 306 (5). doi:10. 1007/s00606-020-01711-6. S2CID224856027.