Abu Muslim al-Khaulani (bahasa Arab:أبو مسلم الخولانيcode: ar is deprecated ), bernama asli Abdullah bin Tsaub (عبد الله بن ثوب),[1] adalah salah seorang tokoh Tabi'in yang terkenal akan sifatnya yang zuhud dan doanya yang makbul.[2] Ia berasal dari Yaman, masuk Islam pada masa Nabi Muhammad, dan datang ke kota Madinah pada masa kekhalifahan Abu Bakar ash-Shiddiq.[2] Semasa di Yaman, Abu Muslim pernah ditangkap dan berusaha dibakar oleh Al-Aswad al-Ansi, yang mengaku diri nabi; tetapi Abu Muslim selamat.[1] Selanjutnya ia turut serta dalam pasukan Islam yang dikirim untuk melakukan penaklukan Syam melawan Kekaisaran Bizantium.[3]
Abu Muslim lalu menetap di Syam dan menikah, tetapi tidak memiliki anak.[4][5] Ia hidup hingga masa pemerintahan Muawiyah,[2] dan dimakamkan di Darayya, sebuah desa tak jauh dari Damaskus (kini ibu kota Suriah).[6]
↑Murad, DR. Mustafa (2008). Allah Tidak Pernah Tidur. Diterjemahkan Muhtadi Kadi. Mirqat. hlm.138-139. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-01-06. Diakses tanggal 2017-06-15.