Abdul Muqit Arief dilahirkan sebagai putra dari KH. Arifurrohman dan Nyai Arifurohman binti KH. Samsul Arifin di Desa Silo, Karangharjo, Jember. Ia menamatkan pendidikan Madrasah Aliyah di Annuqayah dan kemudian melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Annuqayah. Selain pendidikan formal, ia juga mondok di Pondok Pesantren Annuqayah sejak usia muda.[butuh rujukan]
Pada tahun 1993, setelah menyelesaikan pendidikannya di Jakarta, ia menikah dan membantu pengembangan pondok pesantren keluarga serta memperluas lembaga pendidikan di komunitas desa, seperti menambah jenjang SMP dan MA. Ia juga aktif memperkuat amalan Ahlus Sunnah Wal Jamaah, seperti majelis dzikir, tahlil, dan sholawat.[butuh rujukan]
Karier politik
Pada Pilkada Jember 2015, Abdul Muqit Arief maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Faida dan berhasil memenangkan kontestasi. Ia secara resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Jember sejak 17 Februari 2016 hingga 17 Februari 2021.[2]
Ia juga menjabat Ketua DPC Baitul Muslimin Indonesia Jember pada 2016–2020.[3]
Sebagai Plt Bupati, Muqit Arief melaksanakan koordinasi dengan DPRD Jember, menyelesaikan pembahasan APBD, dan mengembalikan jabatan pejabat Inspektorat sesuai keputusan Mendagri.[5]
Aktivitas dan kontribusi
Muqit Arief juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan dakwah dan sosial sebagai seorang kyai di komunitasnya.[6] Ia pernah memberi perhatian khusus pada isu pencairan bantuan sosial yang tertunda selama masa kampanye Pilkada, menyatakan keberatan dengan penundaan tersebut ketika menjadi Plt Bupati.[7]