Berisi riwayat Daud setelah menjadi raja atas seluruh Israel, khususnya peperangannya dengan bani Amon.
Bila dibandingkan dengan catatan Kitab 2 Samuelpasal 11dan 12, ternyat bahwa kisah dosa Daud yang berhubungan dengan Batsyeba dan suaminya, Uria orang Het, serta teguran nabi Natan (yang seharusnya terjadi dalam masa yang disebutkan pada ayat 1) tidak dicantumkan.
Waktu
Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada masa pemerintahan raja Daud setelah bertahta di Yerusalem, sekitar tahun 1000-960 SM.
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Maka terjadilah lagi pertempuran melawan orang Filistin, lalu Elhanan bin Yair menewaskan Lahmi, saudara Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.[3]
bahasa Indonesia: "lalu ditewaskannyalah Elhanan bin Yair Lahmi, saudara Goliat"
Kata-kata bergaris bawah tersebut menunjukkan hubungan dengan Goliat, di mana versi yang lebih tua (2 Samuel) mencantumkan hanya kata "’êṯ" yang dapat diterjemahkan sebagai "bersama dengan; berkerabat dengan", sedangkan versi yang lebih baru (1 Tawarikh) menggunakan kata "’ă·ḥî" yang bermakna "saudara laki-laki". Jadi yang dibunuh oleh Elhanan adalah saudara laki-laki Goliat, sedangkan Goliat sebelumnya telah dibunuh oleh Daud (dicatat di 1 Samuel 17).[5][6]
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857