1 Litre no Namida (1リットルの涙code: ja is deprecated , Ichi Rittoru no Namida,; juga biasa disebut A Diary with Tears atau A Diary of Tears) adalah sebuah drama televisi Jepang yang ditayangkan di Fuji TV pada tahun 2005. Drama ini diangkat dari kisah nyata seorang gadis bernama Aya Kito yang menderita sebuah penyakit yang tidak dapat disembuhkan saat berusia 15 tahun, tetapi dapat bertahan hidup hingga usia 25 tahun. Naskah drama ini diadaptasi dari buku harian yang terus ditulis oleh Aya hingga ia tidak dapat memegang pena lagi. Buku harian tersebut diberi judul 1 Litre no Namida dan berhasil terjual lebih dari 1,1 juta copy di Jepang.
Sinopsis
Aya Ikeuchi adalah seorang gadis berusia 15 tahun yang hidup di sebuah keluarga pembuat tahu. Pada suatu hari, hal-hal yang tidak biasa mulai dialami Aya. Ia mulai sering terjatuh dan berjalan dengan aneh. Ibunya Shioka, membawa Aya untuk menemui dokter, dan Aya di diagnosis terkena penyakit Ataxia Spinoserebelar, sebuah penyakit langka di mana otak kecil secara bertahap memburuk hingga ke keadaan di mana sang penderita tidak dapat berjalan, berbicara, menulis atau makan lagi. Sebuah penyakit yang kejam, tetapi tidak memengaruhi pikiran.
Pada tanggal 5 April 2007, Fuji TV menayangkan sebuah episode spesial berdurasi 3 jam yang berlatar 5 tahun setelah kematian Aya dan berfokus pada Haruto Asou yang telah menjadi dokter di rumah sakit tempat Aya berobat dulu dan Ako Ikeuchi, adik perempuan Aya yang menjalani pelatihan perawat. Haruto merawat seorang pasien berusia 14 tahun, Mizuki, yang memiliki penyakit sama seperti Aya dan dibully di sekolahnya karena penyakitnya tersebut. Karena pembullyan di sekolahnya tersebut, Mizuki memutuskan untuk menolak semua terapi yang akan membuat keadaannya membaik, karena ia telah kehilangan keinginannya untuk hidup. Haruto ingat bagaimana Aya berusaha melawan penyakitnya dan hidup dengan penyakit tersebut; karena itu, Haruto memberikan semangat untuk Mizuki. Aya muncul kembali di episode spesial ini dalam beberapa adegan kilas balik dari serialnya dan adegan baru.[1]
Versi lain dari drama ini
Miniseri buatan Rumah Produksi Indonesia SinemArt[2] yang berjudul Buku Harian Nayla season 1 diadaptasi dari 1 Litre of Tears. Miniseri tersebut merupakan adaptasi langsung dari serial ini, dan memiliki beberapa kemiripan yang mencolok, seperti nama "Aya" diadaptasi menjadi "Nayla" (Chelsea Olivia) dan "Moses" (Glenn Alinskie) menggantikan tempat Haruto. Tak seperti versi asli yang ditayangkan di Indosiar, versi remake ditayangkan di RCTI sebagai sinetron religi untuk menyambut Natal.[3] Naskah Buku Harian Nayla ditulis oleh Serena Luna (atau terkadang dipanggil Chevyra Edenia). Namun, memasuki season keduanya, yang berlatar belakang 8 tahun setelah kematian Nayla, jalan ceritanya sudah tak lagi mengikuti 1 Litre of Tears.
Stasiun TV China Shanxi 2 menyangkan serial China Tears of Happiness yang merupakan adptasi dari novel yang sama dengan serial ini.
Penayangan
Jepang
Tanggal tayang: 11 Oktober 2005 – 20 Desember 2005
Saluran dan jam tayang: Fuji Television, Selasa pukul 10:00-11:00 malam